Tips Memilih Ikan Tuna yang Segar

Tahu Tuna Pak Ran dibuat dengan ikan tuna segar dan pilihan. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas dari Tahu Tuna dan olahan tuna lainnya yang dihasilkan. Semakin segar ikan yang didapat tentunya rasanya makin mantap dan lezat. Namun, tahukah Anda cara membedakan ikan tuna yang masih segar dan fresh?

Kata orang memang benar kalau mau beli ikan yang bagus ya langsung ke TPI (tempat pelelangan ikan), atau pasar yang dekat laut. Ada juga sebagian orang yang lebih memilih untuk membeli ikan tuna di swalayan karena menurut mereka lebih higienis. Namun, jangan salah ikan yang tidak laku kemarin terkadang masih dijual. Jika tidak mempunyai pengetahuan mutu ikan dan perbedaan kesegaran ikan busuk, Anda akan salah dalam membeli.  Berikut ini, kami akan membagikan tips cara memilih ikan tuna yang segar.

Kulit Lembab
jika Anda menentukan ikan Tuna dalam pasar pasar swalayan atau dalam pasar, hindari menentukan ikan tuna yang kulitnya kering. Kemungkinan ebsar ikan tadi tidak lagi segar. Ciri ikan tuna segar biasanya dalam beberapa spare part kulitnya tampak kemerahan & tekstur yang elastis  waktu ditekan.

Aroma
Yang jua wajib  diperhatikan dalam memilih ikan tuna adalah, ikan Tuna segar beraroma laut yang khusus  . Waspada ikan tuna yang  bau anyir atau busuk yang menyengat.

Hindari Beli Potongan
Banyak pedangan yang menawarkan ikan potongan. Emang sih lebih hemat , apalagi apabila kita butuhnya tidak banyak. Akan tetapi hati-hati membeli tuna potongan. Yang wajib  diperhatikan adalah terdapat pedagang yang nakal menggunakan memberi bahan kimia agar terlihat segar & menggoda.

Daging Kenyal dan Padat

Tekstur dari ikan yang segar harusnya kenyal dan padat. Jika ikan di tekan sudah terasa lembek, bisa dipastikan kalau ikan tersebut sudah busuk.

Sedikit Lendir Pada Kulit

Wajar kalau ikan memiliki lendir pada kulitnya, tetapi kalau lendir itu cuma sedikit. jika lendir sudah banyak, sebaiknya urungkan niat untuk membeli ikan tersebut.

Insang Berwarna Merah

Warna merah disebabkan oleh darah yang mengikat O2. Insang merupakan tempat pertukaran gas O2 dan CO2 pada ikan. Ikan yang masih hidup insangnya melakukan proses difusi O2 dan CO2. Setelah ikan tersebut mati pertukaran gas lambat laun berkurang sehingga insang ikan berubah warnanya berubah menjadi agak pucat disebabkan karena berkurangnya darah. Insang ikan yang masih berwarna merah berarti menandakan kalau ikan masih segar atau ikan belum lama mati.

Mata ikan jernih, bersih, mengkilap, dan kemerah-merahan

Mata ikan yang masih segar dan ikan yang mulai busuk juga terlihat berbeda. Ikan yang masih segar mempunyai mata yang jernih, bersih, mengkilap, dan kemerah-merahan. Sedangkan mata ikan yang agak membusuk mulai tampak buram dan berwarna keputih-putihan.

 

Demikianlah tips untuk memilih ikan yang segar, semoga bermanfaat 🙂

Advertisements

Manfaat Ikan Tuna Bagi Kesehatan (Part 2)

Lanjutan dari postingan sebelumnya tentang manfaat ikan tuna bagi kesehatan (part 1), kami akan melanjutkan manfaat apa saja yang terkandung dari ikan tuna. Berikut ini adalah lanjutan dari manfaat ikan tuna bagi kesehatan.

  1. Sebagai sumber protein tubuh

Apabila berbicara mengenai protein maka yang terbayang dalam otak kita mungkin telur serta daging. tetapi ternyata ikan tuna juga mempunyai kandungan protein yang cukup tinggi. kandungan protein ini baik buat membantu menjaga otot-otot supaya tetap kuat. protein juga baik buat darah, kulit, rambut, serta kuku.

  1. Membantu detoksifikasi

Selenium bersama dengan asam lemak omega-3 yang terkandung dalam ikan tuna, merupakan unsur penting untuk memproduksi glutation peroksidase yang bermanfaat untuk kesehatan hati yang berkontribusi terhadap detoksifikasi.

  1. Dapat mencegah stroke

Ikan tuna bisa membantu anda menghindari terkena penyakit stroke. sebuah studi terbaru menunjukkan kalau orang dewasa yang mengkonsumsi 1-4 porsi ikan sebagai bagian dari pola makan mereka mempunyai resiko 27% lebih rendah terserang stroke iskemik. lima atau lebih porsi ikan per minggu mengurangi resiko stroke sampai 30%.

  1. Menjaga kesehatan otot

kan tuna juga memiliki kandungan protein yang cukup tinggi yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan otot. Disamping itu juga bermanfaat bagi darah, kulit, rambut dan kuku.

  1. Mengurangi resiko obesitas

Manfaat lain dari lemak asam omega-3 yang ditemukan dalam ikan tuna ialah kemampuannya buat mengurangi resiko obesitas sekaligus meningkatkan respon insulin tubuh. asam lemak omega-3 dapat merangsang hormon yang disebut leptin, yang membantu metabolisme tubuh serta turut mengatur berat badan serta makanan asupan tubuh. tuna juga rendah kalori serta mempunyai kandungan lemak baik, makanan ini cukup aman di konsumsi untuk anda yang khawatir obesitas.

  1. Mencegah eksim

Menurut hasil studi Swedia, asam lemak omega-3 dapat membantu mengurangi peradangan di seluruh tubuh, termasuk kulit. Menambahkan potongan salmon atau ikan tuna ke dalam ASI bayi Anda sebelum usia 9 bulan, dapat membantu melindungi anak-anak dari risiko alergi.

  1. Sebagai sumber vitamin B

Vitamin B terdapat dalam ikan tuna bisa membantu membangun serta memelihara sel-sel darah merah serta meningkatkan energi. vitamin yang larut dalam air meningkatkan laju metabolisme, memperkuat sistem kekebalan tubuh, serta membantu menjaga kesehatan kulit.

  1. Baik untuk wanita hamil

Ikan tuna juga mengadung kalori, karbohidrat, vitamin, mineral dan lemak yang baik untuk kesehatan wanita yang sedang hamil. Disamping itu nutrisi tersebut juga baik untuk kesehatan bayi dalam kandungan.

 

Setelah membaca semua manfaat yang ada pada ikan tuna, apakah anda masih ragu untuk memakan ikan tuna? Pastinya tidak bukan? Jika anda adalah penggemar ikan ini, tidak ada salahnya untuk berkunjung ke Pacitan untuk menikmati oleh-oleh khas Pacitan, yaitu Tahu Tuna.

Manfaat Ikan Tuna Bagi Kesehatan (Part 1)

Ikan tuna, siapa yang belum pernah makan ikan tuna? Jika orang yang pernah pergi ke pacitan berbicara tentang tuna, pasti akan menyebutkan tahu tuna. Banyak orang yang mengkonsumsi ikan tuna dalam bentuk oalahan atau bahkan di makan mentah (sushi). Olahan ikan tuna yang menjadi khas dari kota Pacitan adalah Tahu Tuna.

Orang yang mengkonsumsi ikan tuna biasanya karena sudah tau kandungan gizi yang terkandung dalam ikan ini. Kandungan gizi ikan tuna bisa dilihat di postingan sebelum ini, klik di sini.

Pada ulasan kali ini, kami akan mencoba membahas manfaat dari ikan tuna. Dengan banyaknya kandungan gizinya, tidak heran banyak juga manfaat yang bisa didapatkan. Berikut ini adalah manfaat yang bisa didapatkan dari mengkonsumsi ikan tuna.

  1. Dapat mencegah kangker.

Ikan tuna juga dapat berkontribusi untuk mencegah kanker, termasuk kanker kanker payudara, leukemia, ovarium, kanker pankreas, dan jenis kanker yang menyerang saluran pencernaan lain (kanker mulut, faring, kerongkongan, lambung, dan usus) karena kandungan asam lemak omega-3 yang berlimpah.

  1. Dapat menurunkan trigliserida

Trigliserida adalah penyusun utama minyak nabati serta minyak hewani dengan dua porsi tuna seminggu, anda bisa menurunkan kadar trigliserida. mengapa hal ini begitu baik buat kesehatan? trigliserida dalam aliran darah menunjukkan jumlah lemak yang akan diproses. apabila anda mempunyai trigliserida tingkat tinggi, anda mungkin juga mengalami tingginya low-density lipoprotein (LDL), atau kolesterol jahat, serta rendahnya tingkat high-density lipoproteins (HDL) atau protein yang baik. pada dasarnya kandungan HDL diharapkan lebih tinggi serta LDL lebih rendah, buat itu makan tuna buat menurunkan tingkat trigliserida anda merupakan salah satu cara buat mencapai keseimbangan ini.

  1. Menjaga kesehatan mata

Beberapa tahun terakhir, telah terjadi peningkatan kasus sindrom mata kering karena banyak orang yang menghabiskan waktu mereka bekerja pada komputer dan laptop selama berjam-jam. Ikan tuna mengandung asam lemak omega 3 yang juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata, termasuk sindrom mata kering dan gangguan penglihatan karena faktor usia lanjut. Dengan mengkonsumsi ikan tuna secara teratur dalam jangka panjang, Anda akan terhindar dari berbagai masalah penglihatan

  1. Menurunkan tekanan darah tinggi

Tuna mempunyai omega-3 asam lemak yang bisa membantu mencegah tekanan darah tinggi. penelitian sudah menunjukkan kalau daging atau makanan semisal tuna , yang mengandung asam lemak omega-3 membantu menjaga tekanan darah supaya stabil. mereka yang belum mempunyai tekanan darah tinggi mendapatkan efek yang cukup besar dari asam lemak omega-3. manfaat ikan salmon atau ikan lain yang mempunyai kandungan omega-3 asam lemak ini juga sama, yaitu buat tekanan darah tinggi.

  1. Meningkatkan imunitas

DHA dalam ikan tuna juga berkaitan dengan peningkatan sistem kekebalan tubuh. Dalam suatu studi, bayi yang mengkonsumsi susu formula yang diperkaya dengan minyak ikan, memiliki protein lebih tinggi yang bermanfaat bagi fungsi kekebalan tubuh dibandingkan dengan bayi yang hanya minum susu formula atau susu sapi.

  1. Menurunkan resiko penyakit jantung dan menjaga kesehatan jantung

Ikan tuna juga bisa menurunkan resiko terkena penyakit jantung koroner. fakta ini di dukung sebab tuna bisa membantu meningkatkan rasio HDL buat LDL dalam tubuh memungkinkan mencegah peningkatan resiko penyakit jantung, terutama saat anda sering mengkonsumsi makanan tinggi lemak jenuh serta kadar kolesterol. Kandungan  asam lemak omega-3 yang ada dalam ikan tuna sangat bermanfaat untuk menjaga fungsi jantung, yaitu meningkatkan rasio konsentrasi HDL atau kolesterol baik dalam tubuh, menekan terjadinya pembekuan darah di pembuluh darah, dan menjaga ritme jantung.

  1. Meningkatkan fungsi kognitif otak

Asam lemak omega-3 yang ditemukan dalam ikan tuna juga dapat membantu meningkatkan fungsi fungsi kognitif otak, sehingga dapat terhindar dari penyakit degenerasi seperti Alzheimer karena membantu memperlancar suplai darah dari tubuh ke otak.

Kandungan Gizi Ikan Tuna

Atlantic bluefin tuna (Thunnus thynnus)

Ikan tuna merupakan bahan utama dari Tahu Tuna Pak Ran Eza Mandiri. Salah satu alasan mengapa ikan tuna yang dipakai adalah karena ikan tuna memiliki kandungan gizi yang sangat banyak.

Kadar protein pada ikan tuna hampir dua kali kadar protein pada telur yang selama ini dikenal sebagai sumber protein utama. Ikan tuna adalah jenis ikan dengan kandungan protein yang tinggi dan lemak yang rendah. Ikan tuna mengandung protein antara 22,6 – 26,2 g/100 g daging. Kadar protein per 100 gram ikan tuna dan telur masing-masing 22 g dan 13 g. Konsumsi ikan 30 gram sehari dapat mereduksi risiko kematian akibat penyakit jantung hingga 50 persen.
Untuk kelompok ikan tuna, bagian ikan yang dapat dimakan berkisar antara 50 – 60 % (Stanby, 1963). Kadar protein daging putih ikan tuna lebih tinggi dari pada daging merahnya. Daging merah ikan adalah lapisan daging ikan yang berpigmen kemerahan sepanjang tubuh ikan di bawah kulit tubuh.Daging merah mempunyai kandungan mioglobin tinggi, yang diimbangi dengan banyaknya jaringan pengikat dan pembuluh darah, sementara daging putih mempunyai jenis-jenis protein yang berkualitas tinggi.
Ikan Tuna sangat bergizi dan merupakan sumber protein, niacin, selenium, triptofan yang banyak. Ikan Tuna juga kaya akan fosfor, kalium, lemak asam omega-3, magnesium, tiamin, vitamin B6.
Untuk lebih jelas nilai kandungan gizi dari ikan tuna bisa di lihat pada tabel di bawah ini.
Dengan Kandungan gizi yang sebegitu banyaknya, maka tidak heran kalau ikan tuna sering dijadikan olahan atau menu makanan yang bergizi diberbagai Negara. Termasuk Tatu Tuna Pak Ran Eza Mandiri.

Jenis-jenis Ikan Tuna

Jenis-jenis Ikan tuna

 

  • Thunnus alalunga(Bonnaterre, 1788), albakora, 105 sentimeter (41 in)

  • Thunnus albacares(Bonnaterre, 1788), madidihang atau tuna jabrig.

  • Thunnus atlanticus(Lesson, 1831), tuna sirip hitam.

  • Thunnus maccoyii(Castelnau, 1872), tuna sirip biru selatan.

  • Thunnus obesus(Lowe, 1839), tuna mata besar.

  • Thunnus orientalis(Temminck & Schlegel, 1844), tuna sirip biru Pasifik.

  • Thunnus thynnus(Linnaeus, 1758), tuna sirip biru Atlantik

  • Thunnus tonggol(Bleeker, 1851), tongkol abu-abu

  • Thunnus karasicus(Lesson, 1831), tuna karasik.

 

Mengenal Ikan Tuna

Ikan tuna adalah salah satu jenis ikan air laut yang banyak ditemukan di lautan dalam. Ikan ini adalah perenang andal (pernah diukur mencapai 77 km/jam). Selain itu mereka dapat menaikan suhu air di atas suhu tubuhnya dengan aktivitas tubuhnya.

Ikan Tuna memiliki bentuk tubuh yang sedikit banyak mirip dengan torpedo, disebut fusiform, sedikit memipih di sisi-sisinya dan dengan moncong meruncing. Sirip punggung (dorsal) dua berkas, sirip punggung pertama berukuran relatif kecil dan terpisah dari sirip punggung kedua. Di belakang sirip punggung dan sirip dubur (anal) terdapat sederetan sirip-sirip kecil tambahan yang disebut finlet. Sirip ekor bercabang dalam (bercagak) dengan jari-jari penyokong menutup seluruh ujung hipural.

Di kedua sisi batang ekor masing-masing terdapat dua lunas samping berukuran kecil  yang pada beberapa spesiesnya mengapit satu lunas samping yang lebih besar. Tubuh kebanyakan dengan wilayah barut badan (corselet), yakni bagian di belakang kepala dan di sekitar sirip dada yang ditutupi oleh sisik-sisik yang tebal dan agak besar. Bagian tubuh sisanya bersisik kecil atau tanpa sisik. Tulang-tulang belakang (vertebrae) antara 31–66 buah.

Menurut penelitian dari Saanin (1984), klasifikasi ikan tuna adalah sebagai berikut :

Kingdom : Animalia

Filum : Chordata

Sub filum : Vertebrata

Kelas : Teleostei

Sub kelas : Actinopterygii

Ordo : Perciformes

Sub ordo : Scombridei

Famili : Scombridae

Genus : Thunnus

Spesies : Thunnus sp